Selasa, 25 Februari 2014

Koleksi #1

Jadi tahun 2014 ini punya target tiap bulan beli buku satu atau menonton satu film dibioskop dan sebisa mungkin menulis resensi tentang buku atau film itu. Karena keuangan terbatas jadi hanya bisa milih salah satu aja. Jadi kalau bulan ini udah beli buku jadinya gak bias nonton film, begitu juga sebaliknya. Dan berhubung bulan januari kemarin gak ada film bagus -dan sebenarnya belum kepikiran untuk buat target ini- jadinya aku beli buku “cheer boy”. Tapi berhubung mood bacanya akhir-akhir ini nggak ada terus, jadinya ini buku belum dibaca sampai sekarang. Untuk target baca bukunya bakalan dimulai kalau udah pendadaran aja. ^_^V yang penting bukunya udah ada duluan.

Nah, untuk bulan februari ini entah kenapa diluar target, karena aku beli buku dan nonton film, dua film sekaligus lagi. Jadi ceritanya akhir januari kemarin kakak sepupuku minta tolong di downloadin dorama (korea dan jepang) dan film, yang pas aku burn jadinya 41 DVD dan itupun masih ada pesanan yang nggak jadi di download karena nggak ada terjemahan bahasa indonesianya. Dan sebagai gantinya aku minta duit ama kakak sepupuku untuk beli buku, rencananya mau beli buku Vampire Academy karangan Richelle Mead sekaligus sisa uangnya bisa aku gunakan untuk menonton filmnya. Sebenarnya buku ini udah lama nggak diterbitkan terjemahannya lagi, karena memang termasuk buku lama, tapi karena bulan februari ini, film adaptasinya keluar aku berpikir untuk promosi bukunya bakalan dicetak lagi, kayak yang terjadi ama buku City of Bones. Tapi udah nyari di togamas dan gramedia tapi nggak nemu bukunya. Saking galaunya gara-gara nggak nemu bukunya aku sempat berniat udah nggak jadi beli buku aja gantinya nonton film comic 8 aja. Tertarik ama film ini karena di timeline-ku banyak yang memuji film ini. Kalau sampai teman-temanku di twitter muji-muji film Indonesia, itu berarti filmnya memang bagus dan layak ditonton. Dan waktu aku tonton trailernya, keliatannya memang menarik. Cuma masih belum yakin buat ditonton.
Setelah puyeng di gramedia akhirnya tanpa sengaja aku melihat buku yang judulnya Cosplay couple. Buku ini menceritakan tentang seorang cosplayer yang jatuh cinta dengan sesama cosplayer. Aku tertarik dengan buku ini karena latar belakangnya mengenai dunia cosplay. Cuma masih belum yakin mau beli karena takutnya nanti ceritnya agak klise. Namun pertimbangan yang aku ambil sampai akhirnya aku membeli juga buku ini karena aku ingat kalau aku berencana untuk membuat cerita yang fokusnya mengenai dunia fandom, aku berpikir buku ini bisa aku jadikan bahan belajar untuk bisa membuat cerita yang bagus dan menarik karena fokusnya sama-sama mengenai fandom.  Tapi sampai sekarang belum disempatin baca bukunya juga.
Karena jadi membeli buku akhirnya aku nggak jadi menonton “comic 8”. Cuma aku terus-terusan penasaran ama film ini tapi nggak jadi-jadi nonton karena aku mau menonton film Vampire Academy, dan sebalnya lagi yang ditunggu-tunggu nggak tayang-tayang juga. Akhirnya pagi ini aku dapat notif dari Cinema 21 kalau film vampire academy udah tayang di XXI empire Yogyakarta. Walau hujan debu menghalangi, aku tetap pergi juga menonton filmnya. Namun “comic 8” terus saja menghantuiku apalagi pas di bioskopnya liat posternya makin tergodalah aku. Rencananya nonton vampire academy yang tayang jam 12.00 terus langsung pulang biar bisa mengerjakan tesis, jadi batal karena begitu VA selesai aku melihat jam ternyata masih jam setengah dua, sedangkan comic 8 main yang kedua mulai jam dua lebih sepuluh. Jadi masih ada waktu buat sholat dzuhur sebelum filmnya tayang dan kebetulan hari juga masih siang. Dengan kedua pertimbangan itu aku dengan gilanya langsung membeli tiket comic 8, lupa diri kalau uang dikantong pas-pasan banget dan waktu untuk mengerjakan tesis makin berkurang. Makanya bulan februari ini mentang-mentang katanya bulan cinta pengeluaran untuk menonton film atau beli buku malah jadi double.

Target yang terpenuhi :

   Januari
Buku : Cheer boy!!

Judul asli : Cheer Danshi!!
Genre : drama, friendship
Penulis : Asai Ryo
Penerbit Jepang : Shueisha Inc.
Penerbit indonesia : Penerbit Haru
Penerjemah : Faira Ammadea
Harga :  Rp 58,000
Ukuran: 14x20 cm
Tebal: 424 halaman
Terbit: Desember 2013
Sinopsis :
Cheerleader…. Biasanya cewek yang melakukannya, kan?”
Haruki cedera. Cowok itu menggunakan cederanya sebagai alasan untuk berhenti dari Judo karena menyadari batas kemampuannya. Padahal Haruki lahir dalam keluarga pejudo dan kakak perempuannya selalu jadi pemenang dalam setiap kejuaraan Judo.
Kazuma, teman sepermainan Haruki tiba-tiba ikut berhenti Judo dan menyarankan hal gila. Mereka akan membentuk tim cheerleading cowok!! Padahal, olah raga itu kan olah raga cewek!
Tapi, saat anggota berhasil mereka kumpulkan, ternyata mereka adalah cowok-cowok dengan masalah masing-masing.
Saat masalah itu saling berbenturan, akankah cheerleading bisa membuat mereka tetap bersatu? Akankah cheerleading bisa menyelesaikan semua masalah? (sumber)
Pendapat pribadi : belum dibaca

 February
Buku : Cosplay couple

Karangan : Adrindia Ryan
Penerbit indonesia : Gagas media
Penerjemah : Faira Ammadea
Harga :  Rp 40,000
Ukuran: 13 x 19 cm
Tebal: 216 hlm
Terbit : 2013
Sinopsis :
Buatku, cosplay itu dunia yang tidak nyata. Terkadang aneh, terkadang mengada-ada, dan yang pasti... palsu. Tapi setelah Aska mengajakku masuk ke dunia itu, anggapanku tentangnya pun berubah selamanya. Aku tergila-gila dengan warna-warni yang ditawarkan dunia cosplay. Bahkan, baru-baru ini, aku menyadari telah jatuh cinta dengan cowok yang berkostum karakter anime favoritku.
[Ah, sial. Sebenarnya, aku cukup malu untuk mengakuinya.]
Cowok berkostum yang aku taksir itu pun memenuhi pikiranku. Yang kutahu dari Aska, namanya Rio. Tapi siapa yang peduli dengan laki-laki yang ada di balik kostum itu? Aku naksir dia, titik. Masalah perasaan ini sampai sedalam apa, kita lihat saja nanti.
Yah, meskipun belakangan ini pertanyaan-pertanyaan yang sulit dijawab bermunculan di dalam benakku:
Apa benar aku jatuh cinta padanya?
Atau hanya sekadar rasa suka terhadap kostum karakter yang dia pakai saja? (sumber
Pendapat pribadi : belum dibaca

Film : Vampire Academy

Jenis Film : Action
Produser : Don Murphy, Michael Preger, Deepak Nayar, Susan Montford
Produksi : Reliance Entertainment
Sutradara : Mark Waters
Casts : Zoey Deutch, Lucy Fry, Danila Kozlovsky, etc.
Tayang : 18 Februari 2014
Sinopsis :
Rose Hathaway (Zoey Deutch) adalah Dhampir, separuh vampir dan separuh manusia. Rose berlatih untuk melindungi keluarga kerajaan di Academy St. Vladimir. Sama dengan dunia manusia, di dunia vampir juga terdapat vampir baik dan vampir jahat.
Kedua ras berbeda ini hidup berdampingan secara damai dan hanya mengambil darah dari dari seorang donor. Rose bersahabat dengan vampir dari jenis Moroi, Lissa Dragomir (Lucy Fry), yang ia lindungi. Lissa adalah keturunan terakhir dari keluarga bangsawan di jenisnya.
Tugas Rose cuma satu, melindungi Lissa dari vampir jenis Strigoi yang sadis dan haus akan darah. (sumber)
Pendapat Pribadi 
Filmnya biasa-biasa aja sih, dan sejujurnya aku ngerasa kayak nonton parody film vampire yang digabungin ama film remaja amerika kayak mean girl ~_^v  untuk segi cerita dan alur, bagus dan bisa menggambarkan apa yang ada di buku dengan baik, dan aku rasa bagi orang yang belum membaca bukunya bisa memahami alur ceritanya. Hanya saja aku merasa chemistry antar pemain masih kurang. Mungkin karena aku sudah membaca bukunya jadi ada beberapa bagian yang aku kurang puas. Kayak karakter rose, aku ngerasa kok kayaknya dia ngomong terus, emang sih ini diambil dari sudut pandang dia, cuma aku rasa dia terlalu banyak ngomong disini. Dan beberapa karakter penggambarannya berbeda seperti yang aku bayangkan, tapi lagi-lagi interpretasi orang kan beda-beda. Tapi dari segi effect dan actionnya lumayan bagus, terlihat seperti digarap dengan baik, dan dry humornya juga masuk.

Film : Comic 8

Jenis Film : Comedy
Produser : Hb Naveen, Frederica
Produksi : Falcon Pictures
Sutradara : Anggy Umbara
Pemain  : Mongol Stres, Mudy Taylor, Ernest Prakasa, Kemal Palevi, Bintang Timur, Babe Cabiita, Fico Fachriza, Arie Kriting, Indro Warkop, Nirina Zubir, Nikita Mirzani, Pandji Pragiwaksono, Boy William, Candil , Coboy Junior, Jeremy Teti, Kiki Fatmala, Agus Kuncoro, Joe P Project, Cak Lontong, Henky Solaiman, Laila Sari, Agung Hercules, Ence Bagus, Ge Pamungkas.
Tayang : 29 Desember 2013
Sinopsis :
COMIC 8 adalah film Comedy Action segar yang bercerita tentang delapan anak muda dari berbagai macam background dan kisah hidup masing-masing, yang secara kebetulan merampok sebuah bank dalam waktu bersamaan.
Terdiri dari 8 Stand Up Comedian yang masing-masing membawa character yang unik ke dalam cerita, serta masing-masing mempunyai alasan dan motif yang berbeda-beda. Ada yang merampok karena Galau, Hobby, Iseng, Adrenaline Sport, bahkan ada yang Merampok untuk menghidupi panti asuhan dan rakyat miskin. 
Ke 8 Perampok tersebut akan terbagi menjadi tiga team dengan kemampuan dan jam terbang yang berbeda-beda. Cerita pun berkembang dari perampokan yang awalnya terlihat seperti kebetulan yang aneh, terkepung oleh pasukan polisi dengan AKP nya yang super cantik, sampai akhirnya mereka harus saling bekerja sama dan menemukan jawaban dari teka teki yang ada serta mencari jalan keluar terbaik untuk semua.
Situasi yang tidak lazim, Heavy Hard Hitting Actions dengan berbagai scene adu tembak berbagai senjata seperti, pistol, machine guns bazooka, granade and dynimte - serta twist-twsit Unpredictable yang tidak akan pernah terpikirkan penonton dalam cerita ini, akan membawa hiburan seru dan kelucuan tingkat tinggi yang pastinya akan mengocok perut penonton. 
Pendapat pribadi :
Ini film asli geblek banget dah, dan twist plotnya mantab, tidak terduga. Dan karena ini film komedi jadi cerita segila itupun rasanya masuk akal, karena nggak perlu dipikirkan dengan akal sehat. Yang jelas ini film banyak menyindir pemerintahan dan gaya hidup anak muda jaman sekarang. Dan karena pemain-pemainnya itu para comic, jadinya humornya segar. Mulai dari opening ampe ending, humornya asik. Cuma pas ditengah-tengah film sempat merasa bosan juga dan mulai mikir-mikir ini film mau dibawa kemana sih? Dan sempat terkejut juga dengan twist ceritanya, tapi lagi-lagi karena humornya bagus jadinya masih bisa bertahan sampai ending. Dan ini film termasuk film yang harus ditonton ampe akhir baru bisa mengerti jalan ceritanya, karena pas akhir cerita dijelasin semuanya.
Dari segi acting, yah karena mereka bukan actor dan termasuk film pertama mereka jadi biasa-biasa aja sih aktingnya. Tapi karakternya dapat semua sih, dan karena mereka semua comic jadinya walo ada salah pun, nggak keliatan karena bisa improvisasi.
komplain ama film ini cuma, efeknya keliatan banget boongnya, seriously Indonesia perlu memperbaiki visual efeknya, apalagi yang make computer grafis. Ini emang film komedi, tapi karena ada actionnya jadi sebaiknya bagian action ama efeknya digarap dengan serius juga, jadi lebih bisa nggak ketebak lagi ceritanya, dan walo film komedi tetap berasa film actionnya. Satu lagi, nggak perlu lah nampilin cewek seksi begitu. Rasanya nggak ada guna mereka dandan kayak gitu.
Selebihnya ini film worth watching banget, dan nggak heran ampe diputer selama sebulan. Termasuk salah satu daftar film berkelas dan berkualitasnya Indonesia, walo masih ada beberapa kekurangan cuma bisa lah diabaikan ^_^.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar